Pages

Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

Saturday, January 21, 2012

What Cancer Can't Do

cancer is so limited...
it cannot cripple love
it cannot shatter hope
it cannot corrode faith
it cannot eat away peace
it cannot destroy confidence
it cannot kill friendship
it cannot shut out memories
it cannot silence courage
it cannot invade the soul
it cannot reduce eternal life
it cannot quench the spirit


I suddenly think about my daddy *sorry, again* today.
I was googling for some themes for my old blackberry 8900,
then I got into this site www.ladyrubysthemes.com and I found this poem.
I remember that day when my daddy died in the cause of cancer,
but it couldn't stop me to love him, embrace him in my heart,
and still carry his spirit on.. :) <3

so much love for you Dad..

Wednesday, December 28, 2011

i miss my dad.


here it is, the first album that my daddy made called "Anak Pantai".
i feel it was such a gift for me cause the album was published when i were born,
in January 1994. :)
the lyrics are not far from beachy themed, though there are some love songs too (for my mom, obviously), and the music is mostly reggae.

my dad is such a hard worker man. even though he's a lil bit temperamental and moody.
he's a family guy ;D
but some day there's a problem that made my daddo and mommi should walk the different way,
but still, he were always there for me. for my mom.
he's my hero for the rest of my life.

no matter what you've did in the past,
no matter how many mistakes have you made,

i still love you daddy, like the first time i born into this world.
no matter what,

Rest in Peace.


Tuesday, June 22, 2010

22-06-04 -- 22-06-010

Dad,
it's been a long time i haven't seen your face,
and it seems like i'll never do..
Dad..
i'm writing to you not to tell you that i still hate you,
just to ask you how you feel,
are you happy out there in this great wide world?
when you lay your head down, how do you sleep at night?
do you even wonder if we're alright?
but me and mom are alright :)
don't ever worry dad,
hope you have all the peace in heaven..


i know, and i really could really realize everything dad,
it's been a long hard road without you by my side.
i DO need you, we DO NEED YOU right here..
me and mom need you right now..
dad,
why did you leave us in the night that we cried so hard?
i don't blame you dad, i just want to know,
what was on your mind?
did you think about mommy? did you think about me?
okay, it's an old story and we don't need to talk about that anymore..
you broke my mother's heart, you broke your daughter for life.
it's not okay, but i can make you sure that we're alright..
though without you (:
i remember the day you were a hero in my eyes,
but those are just a long lost memory of mine.
i've spent so many years learning how to survive,
now i'm writing just to let you know that i'm still alive.
for you.

that day,
we spent so cold, so hungry.
we had all the hate to be given to you,
i was so hungry.
but i know mommy didn't had any bucks.
do ya remember dad?
now i'm trying to remind you..
you only left me a scar, a deep deep scar.
mommy tried to give me those f@#kin doctrine,
for me, for me to hate ya.
i'm still a kid, i must take those baby steps to know what the f@#k really happen that day.
but all i remember is Bababh took me away from your hellhouse,
and since that i never see your face anymore.
forget it,
i'll bring these story right to my grave..

and sometimes i forgive,
yeah, and this time i'll admit,
that i miss you,
yes, i do miss you Dad..

like a shattered dreams that i've always pray,
you've gone to heaven without ever say goodbye,
this date dad, right in the day you were born.
June twenty second two thousand and four..
left me here alone, but i should stay home..
saw your face for the last time,
and your creature disappeared by the ground.

me and mommy,
we did, we do, and we will always love you..
though we're far away, i couldn't see you,
i'll never ever touch you, i'll never could hug you..
we will longed for you.

Rest in Peace,
Abdul Firman Jusuf Saad
(Imanez)

Tuesday, October 20, 2009

cerita tentang 'Tong Sampah'

(ini hanya salinan dari kata-kata hasil tangan saya hari ini, di kertas yang pada akhirnya terobek dengan sadis akibat tarik menarik kertas dengan Ali)

Curhatan Selasa, 20 Oktober 2009
aku tau Allah itu ada, dan Dia sayang banget sama aku. Dia cukupi semua yang aku butuhin. Dia kasih aku kesempatan waktu aku minta sesuatu. Dia kasih hidup roller coaster buat aku. kadang hidup aku ada di atas, kadang hidup aku anjlok ke bawah. Dia kasih hidup rockabilly untuk aku. nada naik melengking di not-not kehidupan, terus banting rendah bareng suara-suara Elvis Presley di lagu Trouble.
Dia kasih aku masalah. kasih aku cobaan di setiap sela. mulai dari keluarga. cowok. sekolah. ekonomi. sosial. semuanya. ada, lengkap, pernah aku alamin. tapi aku coba yakinin, "Allah itu selalu ada di tiap detak jantung aku selain kopi, rokok, dan Papa. Dia kasih aku masalah karena Dia sayang aku." aku juga sayang sama Allah. tapi imanku masih goyah. maaf ya Allah.
dari cobaan kecil sampe gede, perceraian mama sama papa, physical + verbal abuse, masalah cowo aku make ampe backstreet, hampir dirangkul trihex, mama bikin aku 'kecewa berat', macem-macem. tapi aku tep berusaha senyum. tep harus paksain diri aku jadi pelampiasan curhat (plus nenangin mereka) sementara aku sendiri gak tau harus cerita ke siapa! Ya Tuhan, tolongin Vava dong!
contoh: kemaren Bendhot cerita asal-usul dia dan keluarganya, terus dia nangis-nangis di kelas, aku yang nenangin dia, sementara aku juga lagi down karena mama. jujur, waktu itu aku pengen di infus TM ato McD karena aku gak tau harus lampiasin ke siapa. cuma bisa mabok, mabok, mabok lagi kayak lagu dangdut aja.
aku pernah ngerasa aku punya kepribadian ganda (anjrit, emang gw bencong). bukan bencong maksudnya, tapi di satu sisi aku bisa kasih perlindungan dan rasa nyaman ke orang-orang yang curhat ama aku. mereka loh yang bilang, ntar dikira aku ke ge eran. tapi di sisi yang lain, aku AMBYAR! kayak waktu aku lagi off jadi PELArian CURhat, dan aku juga lagi ada problem, larinya kemana? alkohol selama aku bisa! aku bisa kasih perlindungan ke orang lain tapi aku gak bisa jaga diri aku sendiri! dan ironisnya, besokannya aku udah jadi tempat curhat orang lagi..
aku udah janji, aku bakal tetep jalanin idup aku, gak akan ngulangin kesalahan mama papa aku nantinya, dan bangun idup aku dari awal lagi, susun mimpi aku dari nol kembali..

kurang lebih seperti itu hasil membunuh waktu dengan bolpen dan secarik kertas di kelas tadi siang. entah apa yang ada di pikiran saya tapi itulah yang saya tulis di sela-sela orasi Bapak Muslim waktu pelajaran Agama Islam.

ada kelanjutan dari corat-coret saya.

siang terik, pulang sekolah, burjonan seperti biasa bergerombol dengan kawan-kawan yang suaranya mengalahkan TOA Masjid sekitar sekolah. mereka tertawa, senang, dengan gurauan kering tapi justru malah si kering yang ditertawakan. saya duduk diam, pegang sebatang Bintang Buana akibat doktrin penghuni basecamp dan es mocaccino kesukaan. satu persatu kawan pergi dari sekolah sebelah, satu persatu mulai datang.
jam 3 menjelang, yang tersisa hanya beberapa penikmat burjonan si Aa', dan kawan-kawan saya. Bendhot, Caca, Fika, Wawan, Bintang, Topik, dan Ali. tetap dengan Bintang Buana namun tanpa minuman. saya tetap diam. dikeluarkan secarik kertas dari kantong saya, saya baca lagi perlahan. Ali coba raih kertas itu, lalu muncul percakapan setelah dia baca sepintas, karena kertas itu saya rebut kembali. kurang lebih seperti ini:
Ali (A) : masalah Tong Sampah lagi ya?
Saya (V) : (membenamkan kepala di atas tangan yang ditekuk)
A : kamu masih make kayak gitu (mungkin maksudnya trihex)?
V : engga! beneran!
A : bener???
V : iya bener, sumpah udah ga pernah!
A : kalo bisa lampiasin ke yang positif aja..
V : heleh, gayamu, emang kamu positif larinya?
A : sekarang iya leeekk!

masalah Tong Sampah, saya pernah cerita pada Ali bahwa saya rasa saya hanya tong sampah bagi orang-orang. semuanya buang unek-unek serta penghujatan atas hidup yang tidak adil, kekasih yang mulai tidak perduli, sampai rasa kesal pada seseorang yang menjadikan sepeda las-lasannya jadi tiga. sementara saya? saya mau buang pada siapa?
saya senang dengar berita bahwa Ali bukan Ali yang dulu lagi, karena dia partner in crime saya dan Bintang, dia bisa lampiaskan bahwa dia tidak seperti yang dulu lagi. namun timbul pertanyaan-pertanyaan layaknya 'Aku harus gimana ya terus?' atau 'Emang yang positif yang kayak apa sih?', tapi tak ada jawaban karena saya harus kembali menahan kertas dalam genggaman tangan kanan yang sedang menjepit sebatang rokok hanya dengan dua jari, karena Ali lagi lagi mencoba ambil kertas unek-unek saya. akhirnya saya pasrahkan kertas itu pada Ali daripada tangan saya luka akibat bara rokok yang nyosor tangan saya di segala bagian.

ada percakapan lagi bung!
namun saya lupa :D

Tuesday, September 22, 2009

Butuh Kosa Kata Lain

Istighfar kepada Allah hari ini saya panjatkan,
karena keterbatasan manusia, pakdhe yang selaku ayah asuh saya tumpah emosinya. Entah ada apa sehingga saya yang harus dijadikan objek nesu-nesunya sesuka hati mengabaikan unsur-unsur hak balas emosi seorang anak.
Pada saat itu sayangnnya saya sedang dihampiri oleh tamu bulanan layaknya wanita biasanya, dan membuat saya semakin ingin melemparkan botol dot balita ke kepalanya yang sungguh tidak kongruen dengan harapan mur-baut dalam pikiran dan logikanya dapat bekerja normal seperti semula namun apa daya posisi saya hanya seorang keponakan yang terlalu banyak oceh dan langganan membuat dosa-dosa serta penghujatan dalam bahasa jawa kasar (ngoko).

Setelah itu hidup saya hari ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang benar-benar membuat saya hampir patah tulang iga serta tulang kering, kulit telapak tangan mengelupas akibat mencuci piring dan baju dengan cara konvensional. Letih dengan acara bersih-bersih rumah, harusnya saya kerjakan hal-hal unik menggelitik sebagai terapi tertawa bagi otak, tapi keadaan mood sedang tidak ingin melakukan apapun. Malah mood saya berada di klimaks muring-muring atau sambat sehingga diputuskan untuk merokok hingga titik darah penghabisan dan akhirnya tertidur.

Aktivitas rutin seperti biasa (menyambangi basecamp Rescue) pun belum dapat saya dikerjakan karena adanya berbagai alasan tidak eksplisit manfaatnya dari Ibu, mulai dari ceramah tentang kewajiban seorang anak berjenis kelamin perempuan di rumah hingga bengisnya Rezim Soeharto yang tidak dapat dimengerti apa maksud dan tujuan pembicaraan Ibu terhadap saya walaupun intinya hanya menelan waktu agar saya tidak keluar dari gerbang dan tetap berada di rumah. Apakah suatu kesalahan apabila saya pergi bermain layaknya seorang remaja puber sebagai senang-senang bermanfaat menimbun pengalaman, daripada hidup saya habis di dapur dan tumbuh sebagai kaum wanita nurut pada suami dan mengabdi untuk bangsa dan negara? Sungguh pemikiran yang kolot bagi saya karena zaman sudah berubah dengan emansipasi dimana-mana, tak ada perbedaan bagi remaja dan para lanjut usia. Seorang kakek berusia 70 tahun pun dapat masuk diskotik dengan damai, aman, tentram sejahtera (tentu tanpa adanya teror bom yang menjamur akibat munculnya para teroris kelas Alm. Noordin M. Top dan Alm. Dr. Azhari) menikmati musik jedak-jedung sedangkan saya harus tetap diam di rumah memandangi kompor gas elpiji seberat 12kg dan teflon berisi rendang juga sambal goreng ati sisa konsumsi hari raya kemarin.

---

Monday, August 31, 2009

mamaaaa

mama lagi sakit.
ga tega banget aku.
maaf yaa ma, kalo ak sering minggat,
bandel, ngeyel, suka boong,
ndak bisa diatur, atos..
hla piye je mah, anak seumuran gini lagyo lagi pengen bebas to.
pen maeeeeeeeen terus.
ntar lek uda kuliah juga balik ke mama.

cepet sembuh yaa ma,
jangan maag2 lagi.
hla tadi mama ampe nangis je.
meh panic at the disco juga gabisa,
dapetnya malah ngah ngoh.
asem og. mau dipanggilin ambulans malah cengengesan.
huuuuu ):

pengen banget bisa nyenengin mama papa.
tapi kok susahnya minta ampun.
adaaaa aja godaannya.
ya ini lah ya itu lah.
tapi sebenernya pengen banget.
maaf ya mama papa )':

mama kudu cepet sembuh!
terus kita cari gorden ma hehheheh :D